Selasa, 25 Agustus 2015

silabus bahasa Inggris untuk SD

SILABUS PEMBELAJARAN

 


Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : I (Satu)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 2 (Dua)
Standar Kompetensi                : Mendengarkan
5. Memahami instruksi sangat sederhana dengan tindakan dalam konteks kelas
Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

5.1 Merespon dengan mengulang kosakata baru dalam berbagai permainan dengan ucapan lantang



Contoh:

Guru: merry-go-round

Siswa: merry-go-round

Guru: leapfrog

Siswa: leapfrog


§ Siswa bersama-sama mengulang dengan suara lantang kosakata-kosakata baru yang diucapkan guru atau didengar dari kaset/CD
§ Masing-masing siswa mengulang dengan suara lantang kosakata-kosakata baru yang diucapkan guru atau didengar dari kaset/CD


§ Merespon dengan mengulang apa yang diucapkan guru atau di dengar dari kaset/CD dengan suara lantang
§ Merespon dengan meng-ulang apa yang diucap-kan guru atau didengar dari kaset/CD dengan peng-ucapan baha-sa Inggris yang benar

Tes  lisan


Merespon dengan mengulang secara lisan


Listen to the names of games and repeat.
Guru: jackstone
Murid: (mengulang dengan ucapan lantang)


2 x 35 menit


·   Gambar-
gambar terkait
·   Rekaman
 kaset/CD
·   Buku teks


5.2  Merespon dengan melakukan tindakan sesuai instruksi secara berterima

Contoh:

Guru: Hop.

Siswa: (melompat)

Guru: Hide.

Siswa: (bersembunyi)



§ Siswa memperagakan instruksi-instruksi yang diberikan oleh guru atau didengar dari kaset/CD

§ Merespon dengan memperagakan instruksi-instruksi yang didengar

Unjuk kerja

Responding

Listen to the instructions and follow them.
Guru: Jump.

2 x 35 menit

·   Rekaman
 kaset/CD
·   Buku teks

v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )

 


Mengetahui,
Kepala Sekolah



(Djoko Kustiyono MPd)


………………,………………………
Guru Bahasa Inggris



(Nana Suryana)





SILABUS PEMBELAJARAN



Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : I (Satu)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 2 (Dua)
Standar Kompetensi                : Berbicara
6. Mengungkapkan informasi sangat sederhana dalam konteks kelas

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

6.1 Menirukan ujaran dalam ungkapan sangat sederhana secara berterima


Contoh:

Guru: Where is my bag?

Siswa: Where is my bag? (bersama-sama)

Guru: I have a book.

Siswa: I have a book. (bersama-sama)

Meniru pertanyaan-pertanyaan dan respon pertanyaan



Meniru pertanyaan-pertanyaan dan respon pertanyaan dengan pengucapan dan intonasi yang tepat

Unjuk kerja





Performance


Repeat the expressions with the correct pronunciation and intonation.
Guru:
Where is my bag?
It is here.


2 x 35 menit




·     Script percakapan
·     Buku teks
·     Alat peraga













Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

6.2 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi informasi secara berterima yang melibatkan tindak tutur: menyebutkan kepemilikan, menanyakan di mana suatu benda berada, dan menanyakan kegiatan yang sedang dilakukan seseorang

Contoh:

A: I have a book.
B: I do not have a pencil.

A: Where is my lunch box?
B: It is here.

A: What are you doing?
B: I am playing marbles.

§ Tanya jawab yang berkaitan dengan materi
§ Membahas kosakata dan struktur percakapan sesuai materi
§ Latihan percakapan dalam bentuk dialog
§ Menggunakan ungkapan-ungkapan percakapan sesuai materi dalam situasi nyata



Mengungkapkan berbagai tindak tutur:
§ Menyebutkan kepemilikan
§ Menanyakan di mana suatu benda berada
§ Menanyakan kegiatan yang sedang dilakukan seseorang


·   Tes lisan



·   Unjuk kerja

·   Pertanyaan



·   Performance

·    Answer the questions orally!

·   Act out the dialogue in front of the class!

4 x 35 menit


·     Script percakapan
·     Buku teks
·     Alat peraga

v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )

Mengetahui,
Kepala Sekolah



(Djoko Kustiyono MPd)


………………,………………………
Guru Bahasa Inggris



(Nana Suryana)





SILABUS PEMBELAJARAN



Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : I (Satu)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 2 (Dua)
Standar Kompetensi                : Membaca
7. Memahami tulisan bahasa Inggris dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana dalam konteks kelas

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

7.1 Membaca nyaring dengan ucapan dan intonasi yang tepat dan berterima yang melibatkan: frasa dan kalimat sangat sederhana











Pronunciation frasa dan kalimat yang dipelajari















§ Mendengarkan dan merespon hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan membaca nyaring: pronunciation, intonation
§ Mendengarkan contoh membaca nyaring yang dilakukan guru
§ Menirukan membaca nyaring dengan intonasi dan jeda sesuai model
§ Membaca nyaring sendiri dengan lafal, intonasi, dan jeda yang baik dan benar

§ Melafalkan frasa dan kalimat dengan benar
§ Membaca frasa dan kalimat dengan intonasi yang benar
§ Membaca nyaring dengan baik dan benar






§ Tes unjuk kerja


§ Observasi













§ Uji petik membaca nyaring

§ Lembar observasi











Read the sentences aloud.

Read all the sentences loudly and carefully.










2 x 35 menit















Buku teks



















Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

7.2 Memahami kalimat dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana secara tepat dan berterima

·   Kalimat-kalimat sangat sederhana
·   Teks deskriptif bergambar sangat sederhana berbentuk cerita singkat


§ Mengidentifikasi informasi dalam kalimat-kalimat sangat sederhana
§ Mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam bacaan
§ Tanya jawab yang terkait dengan materi



§ Mengidentifikasi berbagai informasi dalam kalimat-kalimat sangat sederhana
§ Mengidentifikasi berbagai informasi dalam teks deskriptif bergambar


Tes unjuk kerja

Tes identifikasi gambar berdasarkan informasi yang ada dalam kalimat-kalimat sangat sederhana atau dalam teks



Point to the correct student in the picture described in the text. 


2 x 35 menit

·   Buku teks
·   Alat peraga

v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )

Mengetahui,
Kepala Sekolah



(Djoko Kustiyono MPd)


………………,………………………
Guru Bahasa Inggris



(Nana Suryana)





SILABUS PEMBELAJARAN



Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : I (Satu)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 2 (Dua)
Standar Kompetensi                : Menulis
8. Mengeja dan menyalin tulisan bahasa Inggris sangat sederhana dalam konteks kelas

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

8.1  Menyalin kosakata bahasa Inggris sangat sederhana secara tepat dan berterima dengan ejaan yang benar


Kosakata sangat sederhana terkait dengan nama-nama benda di dalam kelas dan nama-nama permainan

Menyalin dan mencocokkan kosakata dengan gambar


Menyalin dan mencocokkan kata dengan gambar yang sesuai


Tes tulis




Menyalin kosakata sesuai dengan gambar


Trace names of the objects based on the pictures given.

4 x 35 menit


·   Buku teks
·   Alat peraga




8.2 Melengkapi kosakata sangat sederhana secara tepat dan berterima



Kosakata-kosakata sangat sederhana terkait dengan nama-nama benda di dalam kelas

Melengkapi kosakata berdasarkan gambar

Melengkapi kosakata dengan huruf yang sesuai

Tes tulis

Melengkapi kosakata dengan benar dan sesuai dengan gambar

Complete the words by filling in the letters in the space provided.

4 x 35 menit

·   Buku teks
·   Alat peraga

v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )








Mengetahui,
Kepala Sekolah



(Djoko Kustiyono MPd)


………………,………………………
Guru Bahasa Inggris



(Nana Suryana)

























SILABUS PEMBELAJARAN

Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : II (Dua)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 1 (Satu)
Standar Kompetensi                : Mendengarkan
1.        Memahami instruksi sangat sederhana dengan tindakan dalam konteks sekitar peserta didik

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

1.1.   Merespon dengan mengulang kosakata atau kalimat baru dengan ucapan lantang


Contoh:

Guru: candies

Siswa: candies

Guru: It is 5 o’clock.

Siswa: It is 5 o’clock.


§ Siswa bersama-sama mengulang dengan suara lantang kosakata-kosakata dan kalimat-kalimat baru yang diucapkan guru atau didengar dari kaset/CD
§ Masing-masing siswa mengulang dengan suara lantang kosakata-kosakata dan kalimat-kalimat baru yang diucapkan guru atau didengar dari kaset/CD


§ Merespon dengan mengulang apa yang diucapkan guru atau didengar dari kaset/CD dengan suara lantang
§ Merespon dengan meng-ulang apa yang diucap-kan guru atau didengar dari kaset/CD dengan pengucapan bahasa Inggris yang benar

Tes  lisan


Merespon dengan mengulang secara lisan


Listen to the sentences and repeat.
Guru: I get up at 5 o’clock
Murid: (mengulang dengan ucapan lantang)


2 x 35 menit


·   Gambar-
gambar/
benda terkait
·   Rekaman
 kaset/CD
·   Buku teks







Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

1.2 Merespon dengan melakukan tindakan sesuai instruksi secara berterima






Contoh:

Guru: Say, “Thank you”.

Siswa: (mengucapkan “Thank you”)

Guru: Shake hands.

Siswa: (berjabat tangan)

Guru: Colour the picture.

Siswa: (mewarnai gambar)


§ Siswa memperagakan instruksi-instruksi yang diberikan oleh guru atau didengar dari kaset/CD
§ Siswa melengkapi kalimat berdasarkan apa yang dikatakan guru atau yang didengar dari kaset/CD
§ Siswa mewarnai gambar berdasarkan apa yang dikatakan guru atau yang didengar dari kaset/ CD


§ Merespon dengan memperagakan instruksi-instruksi yang didengar
§ Merespon dengan melengkapi kalimat yang kosong
§ Merespon dengan mewarnai gambar





·   Unjuk kerja






·       Tes tulis






·       Tes tulis


·       Responding







·       Melengkapi






·       Mewarnai


Listen to the instructions and follow them.
Guru: Say, “Happy birthday!”

Listen to the sentences and complete them.
It is ___ ________.

Listen to the speaker and colour the picture.
(terdapat gambar yang harus diwarnai siswa)

2 x 35 menit


·   Gambar- gambar/ benda terkait
·   Rekaman kaset/CD
·    Buku teks

v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )


SILABUS PEMBELAJARAN


Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : II (Dua)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 1 (Satu)
Standar Kompetensi                : Berbicara
2. Mengungkapkan informasi sangat sederhana dalam konteks sekitar peserta didik

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

2.1 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi informasi secara berterima yang melibatkan tindak tutur: menanyakan suatu benda, menanyakan di mana suatu benda berada, dan menanyakan jumlah benda

Contoh:

A: What is it?
B: It is an elephant.

A: Where is my pencil?
B: It is on the desk.

A: How many cats are there?
B: There are five cats.





§ Tanya jawab yang berkaitan dengan materi
§ Meniru pertanyaan-pertanyaan dan respon pertanyaan
§ Membahas kosakata dan struktur percakapan sesuai materi
§ Latihan percakapan dalam bentuk dialog
§ Menggunakan ungkapan-ungkapan percakapan sesuai materi dalam situasi nyata

Mengungkapkan berbagai tindak tutur:
§ Menanyakan suatu benda
§ Menanyakan di mana suatu benda berada
§ Menanyakan jumlah benda

·   Tes lisan



·   Unjuk kerja

·   Pertanyaan



·   Performance

·   Answer the questions orally!

·   Act out the dialogue in front of the class!

4 x 35 menit

·     Script percakapan
·     Buku teks
·     Alat peraga




Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

2.2 Bercakap-cakap untuk menyertai tindakan secara berterima yang melibatkan tindak tutur: menyebutkan usia dan tanggal lahir serta menyebutkan waktu


Contoh:

A: How old are you?
B: I’m seven.

A: When is your birthday?
B: My birthday is in June.

A: What time is it?
B: It is three o’clock.

§ Tanya jawab yang berkaitan dengan materi
§ Meniru pertanyaan-pertanyaan dan respon pertanyaan
§ Membahas kosakata dan struktur percakapan sesuai materi
§ Latihan percakapan dalam bentuk dialog
§ Menggunakan ungkapan-ungkapan percakapan sesuai materi dalam situasi nyata

Mengungkapkan berbagai tindak tutur:
§ Menyebutkan usia dan tanggal lahir
§ Menyebutkan waktu

Tes lisan

Tanya jawab

Ask and answer the questions based on the situation or picture given.

4 x 35 menit

·   Script percakapan
·   Buku teks berisi percakapan
·   Alat peraga
v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )

 

Mengetahui,
Kepala Sekolah



(Djoko Kustiyono MPd)


………………,………………………
Guru Bahasa Inggris



(Nana Suryana)





SILABUS PEMBELAJARAN



Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : II (Dua)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 1 (Satu)
Standar Kompetensi                : Membaca
3. Memahami tulisan bahasa Inggris sangat sederhana dalam konteks sekitar peserta didik

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

3.1.   Membaca nyaring dengan ucapan dan intonasi yang tepat dan berterima yang melibatkan: kata, frasa, dan kalimat sangat sederhana











Pronunciation kata, frasa, dan kalimat yang dipelajari











§ Mendengarkan dan merespon hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan membaca nyaring: pronunciation, intonation
§  Mendengarkan contoh membaca nyaring yang dilakukan guru
§ Menirukan membaca nyaring dengan intonasi dan jeda sesuai model
§ Membaca nyaring sendiri dengan lafal, intonasi, dan jeda yang baik dan benar

§ Melafalkan kata, frasa, dan kalimat dengan baik dan benar
§ Membaca kata, frasa, dan kalimat dengan intonasi yang benar
§ Membaca nyaring dengan baik dan benar





§ Tes unjuk kerja


§ Observasi












§ Uji petik membaca nyaring

§ Lembar observasi













Read the sentences aloud.

Read all the sentences loudly and carefully.











2 x 35 menit

















Buku teks



















Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

3.2.   Memahami kalimat dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana secara tepat dan berterima


·   Kalimat-kalimat sangat sederhana
·   Teks deskriptif bergambar sangat sederhana berbentuk cerita singkat


§ Mengidentifikasi informasi dalam kalimat-kalimat sangat sederhana
§ Mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam bacaan
§ Tanya jawab yang terkait dengan materi


§ Mengidentifikasi berbagai informasi dalam kalimat-kalimat sangat sederhana
§ Mengidentifikasi berbagai informasi dalam teks deskriptif bergambar


Tes unjuk kerja

Tes identifikasi gambar berdasarkan informasi yang ada dalam kalimat-kalimat sangat sederhana atau dalam teks

Point to the correct objects in the pictures based on the text.

2 x 35 menit

·   Buku teks
·   Alat peraga

v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )



SILABUS PEMBELAJARAN


Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : II (Dua)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 1 (Satu)
Standar Kompetensi                : Menulis
4. Mengeja dan menyalin tulisan bahasa Inggris sangat sederhana dalam konteks sekitar peserta didik

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

4.1.   Mengeja kosakata bahasa Inggris sangat sederhana secara tepat dan berterima dengan ejaan yang benar


Kosakata sangat sederhana terkait dengan nama-nama benda, hewan, waktu atau materi terkait


Mengeja kosakata materi terkait berdasarkan gambar



Mengeja kosakata berdasarkan gambar dengan ejaan yang benar


Tes tulis





Menulis kosakata dengan ejaan yang benar


Write names of certain objects with the correct spelling.


4 x 35 menit



·   Buku teks
·   Alat peraga


4.2.   Menyalin kosakata bahasa Inggris sangat sederhana secara tepat dan berterima




Kosakata sangat sederhana terkait dengan nama-nama benda, hewan, waktu atau materi terkait

§ Menyalin dan mencocokkan kosakata dengan gambar
§ Menulis nama-nama benda, hewan, waktu, atau materi terkait sesuai dengan gambar

§ Menyalin dan mencocokkan kata dengan gambar yang sesuai
§ Menulis nama-nama benda, hewan, waktu atau materi terkait dengan benar dan sesuai gambar yang tepat


Tes tulis

·   Menyalin kosakata sesuai dengan gambar

·   Menulis kosakata dengan benar dan sesuai dengan gambar


Write names of the animals by choosing the correct name in the box.

Write names of the objects in the pictures.

4 x 35 menit

·   Buku teks
·   Alat peraga

v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )




Mengetahui,
Kepala Sekolah



(Djoko Kustiyono MPd)


………………,………………………
Guru Bahasa Inggris



(Nana Suryana)

























SILABUS PEMBELAJARAN



Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : III (Tiga)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 1 (Satu)
Standar Kompetensi                  : Mendengarkan
1.        Memahami instruksi sangat sederhana dengan tindakan dalam konteks sekolah

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

            Merespon dengan mengulang kosakata baru dengan ucapan lantang


Contoh:

Guru: globe

Siswa: globe

Guru: clock

Siswa: clock


§ Siswa bersama-sama mengulang dengan suara lantang kosakata-kosakata baru yang diucapkan guru atau didengar dari kaset/CD
§ Masing-masing siswa mengulang dengan suara lantang kosakata-kosakata baru yang diucapkan guru atau didengar dari kaset/CD


§ Merespon dengan mengulang apa yang diucapkan guru atau didengar dari kaset/CD dengan suara lantang
§ Merespon dengan mengulang apa yang diucapkan guru atau didengar dari kaset/CD dengan pengucapan bahasa Inggris yang benar

Tes  lisan


Merespon dengan mengulang secara lisan


Listen to the words and repeat.
Guru: desk
Murid: (mengulang dengan ucapan lantang)


2 x 35 menit


·   Gambar-
gambar/
benda terkait
·   Rekaman
 kaset/CD
·   Buku teks





Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

1.2 Merespon dengan melakukan tindakan sesuai instruksi secara berterima









Contoh:

Guru: Stand in front of your friend.

Siswa: (berdiri di depan temannya masing-masing)

Guru: Introduce yourself.

Siswa: (memperkenalkan diri)

Guru: Draw an orange.

Siswa: (menggambar sebuah jeruk)


§ Siswa memperagakan instruksi-instruksi yang diberikan oleh guru atau didengar dari kaset/CD
§ Siswa menjawab instruksi yang dikatakan guru atau yang didengar dari kaset/CD
§ Siswa membuat gambar berdasarkan apa yang dikatakan guru atau yang didengar dari kaset/ CD


§ Merespon dengan memperagakan instruksi-instruksi yang didengar
§ Merespon dengan menjawab instruksi yang didengar
§ Merespon dengan membuat gambar


·   Unjuk kerja







·       Unjuk kerja




·       Tes tulis





·       Responding








·       Responding





·       Membuat gambar





Listen to the instructions and follow them.
Guru: Borrow a pencil from a friend in front of you.

Listen to the instructions and answer them.

Listen to the speaker and draw the pictures.
(terdapat gambar yang harus dibuat siswa)

2 x 35 menit




















·   Rekaman kaset/CD
·   Buku      teks
















v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )

 



SILABUS PEMBELAJARAN


Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : III (Tiga)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 1 (Satu)
Standar Kompetensi                : Berbicara
2. Mengungkapkan informasi sangat sederhana dalam konteks sekolah

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

2.1  Bercakap-cakap untuk meminta/memberi informasi secara berterima yang melibatkan tindak tutur: memperkenalkan diri, menanyakan kepemilikan, menanyakan kegiatan yang sedang dilakukan seseorang

Contoh:

A: What is your name?
B: My name is (student’s name)

A: Whose kite is this?
B: It is Charlie’s.

A: What is Mira doing?
B: She is walking .





§ Tanya jawab yang berkaitan dengan materi
§ Meniru pertanyaan-pertanyaan dan respon pertanyaan
§ Membahas kosakata dan struktur percakapan sesuai materi
§ Latihan percakapan dalam bentuk dialog
§ Menggunakan ungkapan-ungkapan percakapan sesuai materi dalam situasi nyata

Mengungkapkan berbagai tindak tutur:
§ Memperkenalkan diri
§ Menanyakan kepemilikan
§ Menanyakan kegiatan yang sedang dilakukan seseorang

·   Tes lisan



·   Unjuk kerja

·   Pertanyaan



·   Performance

·   Answer the questions orally!

·   Act out the dialogue in front of the class!

4 x 35 menit

·     Script percakapan
·     Buku teks
·     Alat peraga




Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

2.2 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi informasi secara berterima yang melibatkan tindak tutur: menyebutkan nama-nama benda, menyebutkan di mana seseorang berada, dan menyebutkan kesukaan dan kepunyaan


Contoh:

A: This is an apple.
B: This is a cauliflower.

A: Where is John?
B: He is in front of the blackboard.

A: Do you like pets?
B: Yes, I do.
A: What pet do you have?
B: A cat and a dog.


§ Tanya jawab yang berkaitan dengan materi
§ Meniru pertanyaan-pertanyaan dan respon pertanyaan
§ Membahas kosakata dan struktur percakapan sesuai materi
§ Latihan percakapan dalam bentuk dialog
§ Menggunakan ungkapan-ungkapan percakapan sesuai materi dalam situasi nyata


Mengungkapkan berbagai tindak tutur:
§ Menyebutkan nama-nama benda
§ Menyebutkan di mana seseorang berada
§ Menyebutkan kesukaan dan kepunyaan

Tes lisan

Tanya jawab

Ask and answer the questions based on the situation or picture given.

4 x 35 menit

·   Script percakapan
·   Buku teks berisi percakapan
·   Alat peraga
v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )

 

Mengetahui,
Kepala Sekolah



(Djoko Kustiyono MPd)


………………,………………………
Guru Bahasa Inggris



(Nana Suryana)





SILABUS PEMBELAJARAN


Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : III (Tiga)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 1 (Satu)
Standar Kompetensi                : Membaca
3. Memahami tulisan bahasa Inggris sangat sederhana dalam konteks sekolah

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

3.1.   Membaca nyaring dengan ucapan dan intonasi yang tepat dan berterima yang melibatkan: kata, frasa, dan kalimat sangat sederhana






Pronunciation kata, frasa, dan kalimat yang dipelajari



§ Mendengarkan dan merespon hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan membaca nyaring: pronunciation, intonation
§  Mendengarkan contoh membaca nyaring yang dilakukan guru
§ Menirukan membaca nyaring dengan intonasi dan jeda sesuai model
§ Membaca nyaring sendiri dengan lafal, intonasi, dan jeda yang baik dan benar

§ Melafalkan kata, frasa, dan kalimat dengan baik dan benar
§ Membaca kata, frasa, dan kalimat dengan intonasi yang benar
§ Membaca nyaring dengan baik dan benar


unjuk kerja Observasi








§ Uji petik membaca nyaring

§ Lembar observasi







Read the sentences aloud.

Read all the sentences loudly and carefully.


2 x 35 menit








Buku teks



















Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

3.2.   Memahami kalimat dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana secara tepat dan berterima


·   Kalimat-kalimat sangat sederhana
·   Teks deskriptif bergambar sangat sederhana berbentuk cerita singkat


§ Mengidentifikasi informasi dalam kalimat-kalimat sangat sederhana
§ Mengidentifikasi informasi yang terdapat dalam bacaan
§ Tanya jawab yang terkait dengan materi


§ Mengidentifikasi berbagai informasi dalam kalimat-kalimat sangat sederhana
§ Mengidentifikasi berbagai informasi dalam teks deskriptif bergambar


Tes unjuk kerja

Tes identifikasi gambar berdasarkan informasi yang ada dalam kalimat-kalimat sangat sederhana atau dalam teks

Point to the correct objects in the pictures based on the text.

2 x 35 menit

·   Buku teks
·   Alat peraga

v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )



Mengetahui,
Kepala Sekolah



(Djoko Kustiyono MPd)


………………,………………………
Guru Bahasa Inggris



(Nana Suryana)





SILABUS PEMBELAJARAN


Sekolah                                     : SD Islam Nurul Fatimah
Kelas                                         : III (Tiga)
Mata Pelajaran                           : BAHASA INGGRIS
Semester                                    : 1 (Satu)
Standar Kompetensi                : Menulis
4. Mengeja dan menyalin tulisan bahasa Inggris sangat sederhana dalam konteks sekolah

Kompetensi
Dasar
Materi Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber Belajar
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen

4.1.   Mengeja kosakata bahasa Inggris sangat sederhana secara tepat dan berterima dengan ejaan yang benar


Kosakata sangat sederhana terkait dengan nama dan benda kepemilikan dan nama-nama buah dan sayuran


Mengeja kosakata materi terkait berdasarkan gambar





Mengeja kosakata berdasarkan gambar dengan ejaan yang benar




Tes tulis







Menulis kosakata dengan ejaan yang benar




Write names of fruits and vegetables.




4 x 35 menit







·   Buku teks
·   Alat peraga






4.2.   Menebalkan kosakata bahasa Inggris sangat sederhana secara tepat dan berterima




Kosakata sangat sederhana terkait dengan kata have/has dan kata depan

§ Menebalkan kosakata bahasa Inggris sangat sederhana sesuai dengan gambar
§ Menulis kata have/has dan kata depan di dalam kalimat

§ Menebalkan kosakata bahasa Inggris sangat sederhana sesuai dengan gambar
§ Menulis kata have/has dan kata depan di dalam kalimat


Tes tulis

·   Menebalkan kosakata bahasa Inggris sangat sederhana sesuai dengan gambar
·   Menulis kosakata dengan benar dan sesuai dengan gambar


Trace the prepositions below according to the pictures.




Write have/has in the space provided. 

4 x 35 menit

·   Buku teks
·   Alat peraga

v  Karakter siswa yang diharapkan :   Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Berani ( courage )

 

 

 

 

Mengetahui,
Kepala Sekolah



(Djoko Kustiyono MPd)


………………,………………………
Guru Bahasa Inggris



(Nana Suryana)
























Hamlet_movie

Tugas Speaking IV
RESENSI FILM HAMLET
Dosen : Drs. Goenarto MSc.









By : Nana Suryana


STKIP KUSUMA NEGARA JAKARTA KAMPUS CILEUNGSI
2015



HAMLET

Hamlet is a William shakespeare book, written in 16th century with very complicated sentences and telling us about conflict, love, and passion, complex character of the people are there, story center is about Hamlet a prince from Denmark, his father was pass away murdered by his own brother Claudius, he willing become a king with dirty way by killed his own brother, he is greedy and has affair with the queen, Hamlet’s mother.
Hamlet is a prince, his heart was broken caused his father’s death, he planned to revenge to his  uncle by sett a drama that he loosen his insanity, he waited his uncle in the chapel and planned to kill him there, but he though it just will make his uncle go to heaven after death, he didn’t do that murder. as a crazy prince he came to his mother chamber and tried to talked with her, in the middle of their conversation, he saw a figure as his Father stand there near the window, a moment later he heard a noise by the man behind the curtain and screaming ”rat, rat, rat”, while he hit his knife on him, again and again, he was Polonius, Ophelia and Leartes father. He was a vice president of the kingdom.
Gertrude, the queen, Hamlet mother and has affair with Claudius, her brother in law, she loves him and follow his planned to murder the king. She became a victim because her love to Hamlet and her greedy to the crown. She pass away while she drank a glass of wine contained a poison by Claudius.
Ophelia, dearest Hamlet, poor her, she loose her insanity because her father death, accidently killed by Hamlet. She saw his father dead body took out of the chamber and very devastated until she cant control manage her self and loose her insanity. she died at the river while she hang the flowers on the tree beside the river and  She fell down and drawn there and people assumed that she did a suicide.
Leartes, ophelia’s brother willing to revenge his father death, and he felt a deep sorrow by his sister death, he jumped to a grave and insist to normal burial to his sister, but all the family denied him because Ophelia was suicide was embrassed the royal family. He swore to revenge his sister and his father death to Hamlet.
While Hamlet doing fake loosen his insanity king Claudius sent him to England as alliance accompanied by his royal servant Horatio and king commanded two guards to kill Hamlet in the middle of the way there, but Hamlet was safe and he returned to Denmark to fill his revenge. There at Denmark king Claudius announced a fight between Hamlet and Leartes, he make a fake supported for Hamlet just to get his trust, but he planned to kill Hamlet while he is on fight by poisoning the wine with the deathly poisoned pearl put in the wine.
At the time Hamlet and leartes was fight, king has a planned to poison Hamlet because he knows that Hamlet will win the fight, he put poison pearl to a glass of wine wish that Hamlet will drink it and he will die. Then when second round, leartes loose his sword already put by poison and hit him self at the end. When Hamlet win Gertrude so happy and willing to celebrate his win by drink a wine contained a poising pearl, when she drank it she died. At the end leartes tell the truth that king planned everything and Hamlet killed the king by the lamp hit him and forced him to drink his own poison on his royal chair. Poor Hamlet. He hit by the sword with poisoned and died, but before he died he told a messages to his servant Horatio to take a place and live for a while to tell the truth to the people about what happened and give the crown to prince of Poland, Horatio is a royal servant became a witness for all those things.
When Prince of Poland and his army tried to conquer Denmark and attacked the palace he found royal family died at the same time in the room. He took the kingdom and announced him self as a king of Denmark by crowned.  


Kamis, 06 Agustus 2015

tugas terjemahan kurikulum

ANALISA KEBUTUHAN

Istilah kebutuhan tidaklah sejelas saat baru muncul terkadang digunakan pada keinginan, hasrat, tuntutan, pengharapan, motivasi, kekurangan, mendesak, dan sebuah keperluan. (briddley 1984 28)
Kebutuhan sering di jelaskan dalam istilah “kekurangan bahasa” (linguistic deficiency)dalam hal berbahasa, yaitu “perbedaan, antara saat ini dalam mempelajari bahasa dan apa yang mampu siswa lakukan kedepannya. Saran ini mengatakan bahwa kebutuhan mempunyai objek nyata dan sesuatu yang sederhana yang menunggu untuk dikenali dan dianalisa. (Porcher 1977 in Brindley 1984,29) menawarkan sudut pandang yang berbeda bahwa  “kebutuhan itu bukanlah sesuatu yang ada dan mungkin ditemukan atau telah siap dan bisa di dapatkan dimana saja, itu adalah sesuatu yang mesti dibangun, pusat dari sebuah jaringan yang tersusun rapid an merupakan hasil dari sejumlah pilihan dari banyak asal usul (yang tentunya dengan perasaan yang masih murni). Apa yang diidentifikasi tentang kebutuhan tergantung kepada penilaian dan timbal balik sehingga nilai-nilai tersebut menjadikan sebuah penilaian. Guru-guru, para siswa, pekerja, orang tua dan para stek holder (dijelaskan di bagian lain) bisa jadi mempunyai pandangan yang lain tentang konsep kebutuhan ini. Sebagai contoh, dengan mempertimbangkan kebutuhan para immigransebagai sebuah pencapaian budaya dan pencampuran bahasa sesegera mungkin. Karena itu analisa kebutuhan untuk identifikasi bahasa para imigran sangat penting karena berhubungan dengan exsistensi atau keberlangsungan hidup untuk bisa berdaptasi dengan baik dengan kebudayaan setempat. Mereka melihat ini sebagai usaha untuk survive di lingkungan baru, kemerdekaan mereka dan kelangsungan ekonomi, tetapi tetap ada garis pemisah yang jelas supaya tidak terlalu tercampur dengan budaya setempat (Burnet 1998) telah memperlihatkan bahwa pengajaran bahasa inggris adalah sebagai “perpindahan netral kemapuan, pengetahuan atau kompetensi-kompetensi yang lain”. Bahwa sebuah pendekatan dalam kebutuhan intuisi social, lebih baik daripada pemelajar bahasa dan mengesampingkan kekuatan pertanyaan.
Pilihan pedagogic tentang pengembangan kurikulum, isi, materi-materi, proses di kelas dan bahasa yang digunakan muncul dengan pertimbangan yang bersifat politis, kenyataannya bahwa ideology yang melekat secara alami dengan penerapan yang jelas bagi pelajar bidang social ekonomi.

Kebutuhan sering di jelaskan dengan istilah kebutuhan bahasa, yaitu dibutuhkannya kemampuan bahasa untuk survive atau keberlangsungan hidup di masyarakat yang menggunakan bahasa Inggris, tapi seperti (aurbech 1995) dan yang lainnya telah memperlihatkan dalam banyak kasus terutama bagi para imigran minoritas dalam masyarakat yang menggunakan bahasa inggris. Beberapa orang diantara nya juga mempunyai kebutuhan lainnya disamping kebutuhan bahasa, seperti kebutuhan akan tempat tinggal, perawatan kesehatan, akses ke sekolah-sekolah untuk pendidikan anak-anak mereka dan akses-akses kepada agen-agen pelayanan public, dan sebagai jalan pengalamatan kepada eksploitasi dan diskriminasi di tempat kerja. Dalam hal ini Bagaimana kurikulum memberi atau berperan kepada mereka yang mempelajari bahasa. Dan sumberdaya lain yang mereka butuhkan untuk mengerti dan akses kepada sumberdaya lain dimana mereka juga mempunyai hak untuk menggunakannya di komunitas tersebut, dan untuk penjelasan dan mempertahankan hak-hak dan ketertarikan mereka. Perencanaan sebuah kurikulum ESL, dalam kasus ini tidak hanya melibatkan tentang cara mengidentifikasi kebutuhan para siswa saja tetapi lebih kearah “menjadikan mereka seorang yang kritis dan menjadi aktif dalam pembentukan keahlian bahasa mereka” (Auerbach,1995,15).
Hal ini akan di ujikan lebih detail ketika mempertimbangkan model-model kurikulum dan nilai-nilainya.
Para Pengguna analisa kebutuhan
Analisa kebutuhan mungkin saja hanya sebuah perilaku seorang User, diantara banyak user. Sebagai contoh :
Dalam sebuah Negara ketika melakukan peninjauan kembali sebuah analisa kebutuhan tentang kurikulum melibatkan pihak-pihak dibawah ini :
-          Para pembuat kurikulum di kemetrian pendidikan, yang masih mengharapkan informasi-informasi tersebut dapat di gunakan untuk mengevaluasi ketersediaan dan keberadaan silabus, kurikulum dan materi-materi.
-          Para Guru yang akan mengajar menggunakan kurikulum yang baru
-          Para siswa yang akan diajar menggunakan kurikulum yang baru
-          Para penulis yang mempersiapkan buku-buku bahan ajar
-          Para tester, yang etrlibat dalam pengembangan akhir ( school assessment)
-          Lembaga-lembaga pihak ketiga yang tertarik untuk mengetahui level seperti apa yang di harapkan akan tercapai disekolah, dan masalah-masalah yang dihadapi.
Dalam kasus analisa kebutuhan yang dilakukan oleh lembaga sendiriakan kebutuhan bahasa, para akuntan yang dilatih di firma akunting internasional, tujuan nya bisa saja seperti dibawah ini :
-          Para trainer (pelatih) bertanggung jawab untuk perancangan program pelatihan dan materi-materi.
-          Sebuah badan pendanaan, seperti para pekerja professional setempat jurusan akuntan yang tertarik melihat sebuah produk nyata sebagai hasil dari pendanaan mereka.
-          Para karyawan yang tertarik untuk melakukan perbaikan performa pekerjaan para staff yang baru.
Dalam skala kecil, analisa kebutuhan yang seperti itu dibawa dilakukan oleh seorang guru dikelasnya, audien nya bisa berisikan para guru dan seorang coordinator program. Dalam skala yang lebih besar analisa kebutuhan menentukan audien-audien yang serupa adalah langkah penting dalam sebuah perancanaan sebuah analisa kebutuhan. Tujuan nya untuk memastikan bahwa informasi yang mereka butuhkan sasaling berkaitan, dan bahwa sebuah analisa kebutuhan akan berdampak kepada desainnya (1985,25) berkomentar “ adalah sangat penting untuk mengingat bahwa tidak semua audien bisa diidentifikasi pada saat pembelajaran dimulai juga secara keseluruhan memungkinkan bahwa audien relative berubah pada saat pengajaran. Dengan demikian sebuah nalisa kebutuhan bisa mempunyai dimensi politik. Bisa di gunakan untuk mendukung sebuah program yang sangat penting, sebagai contoh :
Dengan memberikan sebuah prioritas pada sebuah kelompok tentang pengeluaran yang lain pada sebuah populasi atau bertujuan untuk membenarkan keputusan bahwa telah siap dibuat dalam bidang ekonomi atau bidang lain. Sebagai contoh : seorang karyawan mungkin ingin menggunakan informasi dari sebuah analisa kebutuhan untuk membenarkan penggantian staf-staf tertentu daripada mengeluarkan dana untuk melatih mereka kembali. Dalam situasi apapun dimana analisa kebutuhan sedang dikerjakan aka nada stakeholder yang berbeda yaitu mereka yang lebih tertarik atau mereka yang terlibat dalam program-program yang sedang diujikan dan itu menjadi penting untuk mencoba mendapatkan inti dari agenda-agenda mereka yang berbeda. Clonnelly and clandinin (1988,124)seorang stakeholder didefinisikan “seorang atau kelompok yang berhak berpendapat dan memberikan masukan terhadap kurikulum yang di tawarkan di sekolah” berbeda stakeholder maka akan berbeda pula keinginannya mengenai kurikulum. Connelly and Clandinin (1988,131-132).
Ketika sekelompok orang sedang bekerja pada sebuah komite kurikulum atau memcoba memecahkan sebuah masalah dalam kurikulum, mereka seharusnya berfikir tentang proses perencanaan sebagai situasi stakeholder kurikulum dan bertanya tentang pertanyaan-pertanyaan berikut :
1.       Apa tujuan dari kurikulum
2.       Jika disana ada sebuah kelompok, apa fikiran kelompok tersebut
3.       Siapa yang merancang proyek kurikulum itu?
4.       Bagaimana keanggotaan nya dan tujuan kedepannya?
Dari jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut akan diikuti oleh pertanyaan-pertanyaan yang lain seperti dibawah ini :
1.       Seberapa akuntabel saya kepada stakeholder ini?
2.       Seberapa besar porsi yang akan bisa saya pengaruhi?
3.       Seberapa besar resiko mengabaikan stakeholder ini?
4.       Seberapa besar hak stakeholder ini untuk bisa menyambungkannya dengan tindakan saya?

The Target Population

Target populasi dalam analisa kebutuhan mengacu pada orang-orang yang menjadi sumber pengumpulan informasi. Biasanya dalam program bahasa hal ini adalah pembelajar bahasa atau calon pembelajar bahasa tapi orang lain juga kadang terlibat tergantung apakah mereka bisa menyediakan informasi yang berguna dalam mencapai tujuan dari analisa kebutuhan, contohnya dalam mengarahkan analisa kebutuhan untuk menentukan focus suatu program bahas ainggris dalam sekolah lanjutan didalam konteks EFL target informasi bisa saja termasuk :
Ø  Pembuat kebijakan
Ø  Pegawai kementrian pendidikan
Ø  Guru
Ø  Murid
Ø  Akademisi
Ø  Pengusaha
Ø  Specialist pelatihan khusus
Ø  Orang tua
Ø  Orang-orang berpengaruh dan kelompok berpengaruh
Ø  Spesialis akademisi
Ø  Agency komunitas
Dalam setiap grup target subkategori dari responden kemungkinan dibutuhkan untuk menyediakan sudut pandang yang berbeda dalam kebutuhan, sebagai contoh : dalam mengarahkan analisa kebutuhan pada siswa yang mempelajari bahasa asing di New Zealand University ( Richards and Gravatt 1998). Kategori-kategori siswa berikut termasuk dalam membantu untk menentukan motivasi siswa dalam memilih pelajaran bahasa, berhenti dalam belajar bahasa, atau memilih untuk tidak mengambil pelajaran bahasa:
Ø  Siswa sedang mengikuti program belajar bahasa asing
Ø  Siswa yang sebelumnya mengikuti tapi tidak lagi mempelajari sebuah bahasa
Ø  Siswa yang tidak pernah belajar bahasa asing
Dalam menentukan target populasi salah satu isu penting adalah pengambilan contoh dalam beberapa kasus populasi cukup rendah agar setiap pembelajar dimasukan kedalam contoh. Dibeberapa kasus pendekatan ini tidak mungkin dilakukan dan keputusan harus dibuat tentang ukuran contoh untuk dimasukan didalam analisa kebutuhan. Pengambilan contoh melibatkan proses bertanya kepada sebagian populasi yang potensial alih-alih menanyakan kepada populasi keseluruhan dan mencari cara untuk menciptakan contoh yang merupakan perwakilan dari populasi keseluruhan.  Elley (1984) menekankan bahwa jumlah factor factor mempengaruhi proses pendekatan dalam pengambilan contoh seperti kesamaan dari sebuah populasi dalam hal jenis jenis kemampuan, kepribadian atau pengetahuan yang di cari atau kebutuhan untuk mempelajari sub grup dalam sebuah contoh – sebagai contoh berdasarkan pada jenis kelamin, kelompok bahasa atau factor yang lain saat populasi targetnya besar, saran-saran khusus terkadang di butuhkan untuk menentukan pendekatan macam apa untuk mengambil contoh yang paling cocok dengan tujuan pembelajaran dan sumber-sumber yang tersedia.

Administering The Needs Analysis
Perencanaan sebuah analisa kebutuhan harus di putuskan siapa yang akan bertindak sebagai administratornya, untuk mengumpulkan data, dan menganalisa hasilnya, memperluas jangkauan nya menjadi survey keseluruhan populasi sekolah di sebuah Negara dan mengambil sampel sebanyak 30 orang dari tiap-tiap lembaga terkadang sebuah tim kecil dibutuhkan untuk tujuan analisa, di lain waktu 2 atau 3 guru yang tertarik sudah cukup untuk dilibatkan. Sebagai contoh : dalam analisa kebutuhan bidang bahasa, dibutuhkan siswa yang non-bahasa (yang tidak mempelajari bahasa) di New Zealand University (lihat appendix 3)mereka juga di libatkan.
Ø  Tim riset terbentuk dari 2 akademisi dan seorang asisten
Ø  Kampus yang berbeda jurusan yang mendiskusikan masalah dan meninjau kembali pertanyaan-pertanyaan
Ø  Para siswa yang mengerjakan kuisioner
Ø  Staf akademis dari universitas yang bertindak sebagai tenaga administrasi dari kuisioner-kuisiner tersebut
Ø  Sekertariat yang terlibat dalam persiapan kuisioner dan mengolah data.
Dalam beberapa jurusan bahasa, seorang analis kebutuhan yang bersifat informal diambil dari para guru. Shaw and Dowsett (1986)
Pelaksana pengukuran kebutuhan (needs assessment) menghadiri kelas dan menjadi moderator antara guru dan murid, kelompok-kelompok murid dan  pemilihan kelompok terpadu kelas secara keseluruhan sekiranya ada hal-hal yang di luar rencana yang terjadi pada proses pengambilan data.
Pelaksana pengukuran (assessment) biasanya bertumpu pada guru selama pembelajaran, di butuhkan komponen-komponen informasi dan keterangan-keterangan yang dibutuhkan di catat dan di rekam. Hal itu bisa di gunakan kembali segabai bahan masukan untuk istilah-istilah dan penentuan sasaran sebagai bahan pemikiran yang lain. (Shaw and Dowsett 1986, 47-49)

Informasi yang di kumpulkan dengan cara ini bisa melengkapi informasi yang sudah ada untuk di gunakan dalam artian formal. 

Senin, 21 Juli 2014

koko vs kerudung

Hari ini bercerita lucu, saat hati begitu berharap soal THR yang dinanti akan mencukupi untuk bayar-bayar semua tagihan, tapi ternyata yang di dapat tidaklah sampai pada angka yang di butuhkan, banyak cicilan yang terbengkalai setidaknya 2 bulan terakhir, menyoal cicilan ini itu rasa percaya diri dan optimis muncul saat mengingat THR yang akan meng-cover semua nya, pada waktunya bahkan setengah dari kebutuhan yang harus dibayarpun tidak sampai.
Ada kesedihan yang menyeruak menelusup dalam kedinding dinding hati yang begitu dingin,
 sejenak mendongak ke langit "ya Alloh tuhanku, apa yang harus hambamu ini lakukan? Bukankah hambaMu ini sudah sangat bekerja keras untuk Rupiah yang di harap bisa menutupi semua tagihan bulanan?".
Resah rasanya jika mengingat Agung, adik kecilku yang lucu yang merengek terus meminta di belikan baju koko untuk dipakai saat sholat Ied, terbayang, betapa kecewanya ia, mendapati kakak nya yang bahkan sekedar membelikan baju koko saja untuk lebaran saja tidak bisa, Ya Alloh, rasanya tak sanggup jika senyum itu terenggut hanya karna ini, kutelpon semua yang berhubungan dengan kredit, ku jadwal ulang untuk pembayaran nya, tentu dengan denda yanhg terus berjalan, ah, biarlah, yang penting tidak sampai hati rasanya jika harus melihat Agung bersedih, sisa uang beli baju koko itu kusisipkan buat bekal nya nanti, tidak banyak, hanya sedikit, tapi sudahlah,
Saat berjalan menyusuri pinggir pinggir pertokoan itu mata ini tertuju pada selembar kerudung yang di pakaikan pada manekin cantik, pasti mama bahagia sekali sekiranya kubelikan kerudung, ini kan lebaran, ambil saja lah, toh cuma kerudung, setoples kue coklat sekalian saja kubawa buat.oleh oleh mama, beliau memang tidak pernah meminta apa apa, kali ini ingin rasanya melihat beliau memakan kue coklat yang kubeli.
Sampai di rumah uang lima puluh ribuan bersisa 5 lembar, dua lembar ku kasih mama, sisanya buat ongkos dan keperluan nanti setelah lebaran.

Ya Alloh, berikanlah aku rezeki yang banyak, ingin rasanya melihat orng orang yang kusayangi terpenuhi hidup nya dengan baik, dapat fasilitas yang baik untuk keperluan mereka, biarlah itu semua melalui tanganku ini, ya Alloh ridhoi lah aku, menjadi guru memang pilihan hidupku, karna disana aku berharap dapat menimba berkah dan manfaat, segala kesederhanaan yang kujalani ini, jadikanlah nikmat ya Alloh... Izinkan aku menjadi seorang guru yang baik untuk murid muridku, izinkan aku menjadi kakak yang baik untuk adik adiku, izinkan aku menjadi anak yang mampu membahagiakan orang tuaku, ya Alloh... Gantilah kesedihan ini dengan kebahagiaan batinku... Amin...

Minggu, 30 Maret 2014

my bunda

Kemarilah…
Duduk sebentar bersamaku,
Apa kau tau apa yang kurasakan saat ini? Cuma satu kata sederhana yang tertangkap waktu, tidak banyak dan tidak membingungkan, aku ini… hanya ingin bersamamu, entah dalam keadaan apa, aku membayangkan di keadaan susah, aku masih mempunyai hadirmu sebagai penyemangat hari, di keadaan senang, kamulah yang ingin ku ajak bersama,
Kamu mungkin tak pernah tau, kenapa ada begitu banyak hari aku lewatkan hanya sendiri, menenggelamkan diri dalam pekerjaan yang tak pernah ada akhir, menemui sebanyak-banyaknya orang yang bisa di temui, tapi apa hasilnya, tidak ada ..
Dan tiba-tiba saja, suatu hari di hari yang biasa, kamu ada disana dengan senyum manis yang sangat indah, kecantikan sederhana yang menakjubkan mata, yang mampu menggetarkan hati menjadi berbeda rasa ditiap kali melihatmu,
kemarin dulu, aku duduk dan hadir di kelas ini hanya menyelesaikan tugasku demi pekerjaan, tapi sejak hari itu, aku mempunyai semangat baru yang begitu menggebu dan tidak dapat tertahan setiap aku melihatmu, entah ini jodoh atau memang aturan Tuhan yang mempertemukan kita, semakin menepis rasa ini, semakin aku menginginkanmu…
Menginginkanmu tanpa memilikimu merupakan perasaan yang sangat menyiksaku, apa kau tau itu?
Aku juga tau kamu tidak sendiri, sudah ada dia yang sebelumku, yang melukiskan keindahan, percis sama seperti yang kamu inginkan, dia yang mampu membuatmu menangis dan merubah ekspresi wajah seketika, menekuk wajah ceria menjadi termenung dan tertunduk, sekirannya aku tau siapa dia, aku akan mendatanginya dan memohon kepadanya supada mengatakan hal-hal baik padamu, supaya wajahmu dihiasi senyum kembali, apa kamu tau, aku ini tidak rela melihatmu menangis tertunduk seperti kehilangan duniamu, karena buat dia, kamu mungkin bagian tidak berarti yang hanya bisa di hubungi, tapi buatku, senyum mu adalah semangatku, dan aku yang merasakan sakit ditiap kali kamu tertunduk sedih karenanya.
Apa kamu tau?...
Hari ini, aku bisa menggenggam tanganmu, melihat senyum itu selalu terurai dan aku menjadi alasannya, seperti menjalani mimpi, aku melihatmu sekarang seperti mimpi yang sedang berjalan di hadapanku.
Aku menginginkanmu bahagia, mengganti tiap tangisan yang pernah terjadi dengan senyuman yang akan mengembalikan hatimu kepada keceriaan yang selalu kunantikan. Aku menginginkanmu menjadi pribadi yang bebas dan penuh kesenangan yang tiada putusnya, dan segala bentuk ketidaksenangan, kalo boleh biarkan aku yang menjalaninya untukmu, sungguh aku tidak rela jika kamu merasa tidak bahagia.
Apa kamu tau, aku memohon kepada sang pemilik hati, untuk memberikan hatimu untukku, sebagai pasangan jiwaku, sebagai pendamping hidupku…
Aku menyayangimu lebih dalam dari yang kutau dan lebih besar dari yang aku rasa, aku mencintaimu apa adanya kamu, sesederhana kata “kupinang kau dengan syahadat” sesederhana itu juga aku mencintaimu…
Aku memang tidak bisa menjanjikanmu apa-apa, aku hanya bisa menjanjikan aku akan mengusahakan semua yang mampu kulakukan untuk membahagiakanmu dalam hidupmu, my bunda…

Minggu, 09 Februari 2014

bersendiri ...




kosong

denting yang tercatat waktu
menyuarakan teriakan yang sama
tentang rindu yang tersia2
tentang penantian yang tak berujung
bahwa :
aku cuma butuh satu ..
ia yang kucinta mencinta sama besarnya denganku..
berjalan di panas dan dingin
terangkul dalam suka dan derita
kemarau dan hujan..
aku cuma butuh satu...
yang akan kupangku saat matanya berair
yang kan kupeluk saat kurasa rindu...
bukankah di dunia iniberpasangan?
lantas dimanakah pasangan jiwaku?
separuh nafasku?
dimana kan kutemukan penyulut gairahku?
cawan rindu untuk menuang anggur asmaraku

berkurangkah perkasaku saat aku menangis?
adam saja meratapi surga saat ia sendiri...
sampai tercipta hawa...
jika aku memohon teman hidup?
bolehkah???
aku kesepian...
rinai lembut hujan yang turun..
sekarang terasa menusuk jantung hati..
bukan lagi basah aroma rindu..
masih perlukah tamparan rindu menyiksaku juga????