Jumat, 16 Oktober 2015

Perbedaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Penelitian Formal

Perbedaan PTK dan Penelitian Formal

Tugas Metodologi Pendidikan
Dosen : Mrs. Neniek MPd










Oleh : Nana Suryana
Prodi : Bahasa Inggris 2013





STKIP KUSUMA NEGARA JAKARTA KAMPUS CILEUNGSI
2015

Perberbedaan antara PTK dan penelitian pendidikan formal terangkum dalam tabel di bawah ini.
Table-tabel berikut berdasar dari beberapa pendapat yang di rangkum untuk membedakan penelitian tindakan kelas dengan penelitian formal biasa.

No
Penelitian pendikan formal
PTK
1
Dilakukan oleh orang di luar kelas, misalnya dosen, ilmuwan atau mahasiswa yang melakukan eksperimen tertentu
Dilakukan oleh kepala sekolah, guru atau calon guru
2
Di lingkungan dimana variable-variabel luar dapat dikendalikan
Di kelas dan di sekolah
3
Sampel harus representative
Representatif sampel tidak menjadi persyaratan penting
4
Mengutamakan validitas internal dan eksternal
Lebih mengutamakan validitas internal
5
Menuntut penggunaan analisis statistika yang rumit, menetapkan signifikansi lebih awal dan memeriksa hubungan sebab akibat antar variable
Tidak menuntut penggunaan statistic yang rumit, menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan apa yang terjadi dan memahami dampak suatu intervensi pendidikan (tindakan)
6
Men mpersyaratkan hipotesis
Tidak selalu menggunakan hipotesis
7
Mengembangkan teori dan tidak memperbaiki praktek pembelajaran secara langsung
Memperbaiki praktek pembelajaran secara langsung
8
Hasil penelitian dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih besar
Hasil penelitian merupakan peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan pembelajaran tertentu tempat dilakukannya PTK
9
Berlangsung secara linier (bergerak maju)
Berlangsung secara siklik (berdaur)
10
Tidak kolaboratif dan individual
Kolaboratif dan kooperatif

Sumber: Susilo (2009)


NO
DIMENSI
PTK
PENELITIAN FORMAL
1
Motivasi
Tindakan
Kebenaran
2
Sumber masalah
Dia
gnosis status
Induktif-Deduktif
3
Tujuan
Memperbaiki praktik, sekarang dan di sini
Verifikasi & menemukan pengetahuan yang dapat digeneralisasi
4
Peneliti yang terlibat
Pelaku dari dalam (guru)
Orang luar yang tertarik
5
Sampel
Kasus khusus
Sampel yang representatif
6
Metodologi
Longgar tetapi berusaha untuk objektif, jujur, dan tidak memihak
Baku dengan objektivitas dan ketidakmemihakan yang terintegrasi (build-in objectivity & impartiality)
7
Penafsiran Hasil Penelitian
Untuk memahami praktik melalui refleksi oleh praktisi yang membangun
Mendeskripsikan, mengabstraksi, serta menyimpulkan dan membentuk teori oleh ilmuwan
8
Hasil Akhir
Siswa belajar lebih baik (proses dan produk)
Pengetahuan, prosedur, atau materi yang teruji.



Setiap jenis penelitian mempunyai karakteristik tersendiri. Demikian juga halnya dengan Penelitian Tindakan Kelas. Berbagai pendapat dari ahli pendidikan mengungkapkan tentang beberapa karakteristik PTK. Dikutip dari Bahan Pelatihan Dosen LPTK dan Guru Sekolah Menengah karya Raka Joni, Kardia Warman dan Hadisubroto tahun 1998, perbedaan karakteristik PTK dengan penelitian formal dapat dilihat pada tabel:
Pengertian PTK Penelitian tindakan di kelas Empat ide pokok dari pengertian semantik Penelitian tindakan
1. Penelitian tindakan adalah satu bentuk inkuiri atau penyelidikan yang dilakukan melalui refleksi diri
2. Penelitian Tindakan dilakukan oleh peserta yang terlibat dalam situasi yang diteliti, seperti guru, kepala sekolah atau siswa
3. Penelitian Tindakan dilakukan pada Situasi sosial, termasuk situasi pendidikan
4. Penelitian Tindakan bertujuan untuk memperbaiki : dasar pemikiran, kepantasan dari praktik-praktik, pemahaman terhadap praktik, atau lembaga tempat praktik dilaksanakan PT K adalah penelitian yang dilakukan oleh guru dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil
Karakteristik PTK
1. Masalah dalam PTK dipicu oleh munculnya kesadaran bahwa ada sesuatu yang perlu diperbaiki dalam praktik pembelajaran selama ini, dan perbaikan diprakarsai dari dalam diri sendiri
2. Self-reflective inquiry, guru mengumpulkan data dari praktiknya sendiri melalui refleksi diri
3. Dilakukan didalam kelas, sehingga fokus penelitian adalah kegiatan pembelajaran, yaitu interaksi guru-siswa
4. Tujuan PTK, untuk memperbaiki pembelajaran. Perbaikan dilakukan secara bertahap dan terus menerus. Sehingga PTK dikenal memiliki siklus pelaksanaan berupa pola : perencanaan- pelaksanaan-observasi-refleksi-revisi (perencanaan ulang)
Kondisi Persyaratan PTK Sekolah harus memberikan kebebasan yang memadai bagi guru untuk melakukan PTK Birokrasi dan hirarki organisasi di sekolah hendaknya diminimalkan Sekolah seharusnya selalu mempertanyakan apa yang diinginkan sekolahnya Keterbukaan dari semua staff sekolah Kepala sekolah dan staf administrasi harus menunjang terjadinya pembaharuan Guru dan siswa harus mempunyai rasa percaya diri yang tinggi Guru harus siap menghadapi kecemburuan social

Sedangkan penelitian Formal adalah bentuk penelitian umum yang tidak terikat kedalam kelas dan dapat di lakukan dimana saja dengan tujuan mengetahui hasil dari sesuatu atau mengukur kepantasan sesuatu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar